Tags

Advertorial Agus Winanto Aguswi. Olahraga Akhlak aksi nyata Aktivitas Akun Amal Ambulance Angkringan Animasi APK Aqiqah Artikel Ayam Bakar Ayam Bakar Madu Ayam Bakar Wong Solo Ayam Cabe Ijo Ayam Goreng Ayam Goreng Bumbu Bali Ayam Goreng Tulang Lunak Ayam Kalasan Ayam Peneyt Solo Ayo Jajan Bakery Bakmi Bakmi Ayam Ceker Bakmi Jogja Bakmi Pelangi Sayuran Bakso Buah Bakso Daging Asli Bakso Inovatif Bakso Malang Bakso Mas Karyo Bantuan Baso Komplit Bebek Bakar Bebek Goreng Bebek Goreng Khas Bekasi Bebek Goreng Khas Surabaya Bebek Kremes Beef Steak Berita Berita Kandidat Berita Nasional Berita Pemilihan Legislatif Berita PPP Berita Umum Bir jawa Bolu Pisang Sehat Brownies Bubur Ayam Burger and Grill Cafe Cake Caleg Cara Mencoblos Chicken Steak Chinese Food DAFTAR KAFE RESTO RUMAH MAKAN Daging Domba De Koeliner Definisi Sate Tegal Dimsum Ikan dan Udang Domba Garut DPR RI DPRD DPRD II Es Dawet Ponorogo Es Kelapa Muda Frambozen Es Lidah Buaya Es Pallu Butung Es Pisang Ijo Facebook Festival Soto Foto Gabus Pucung Gudeg Enjos Gudeg Jogja Gudeg Kendil Gule Kambing Hadiah Halal Hangout Place Hanura Harga Hasyim Muzadi Hiburan Iga Bakar Iklan Interaktif Jajanan Jalangkote Java Beer Kambing Bakar Madu Kambing Qurban Kampanye Kari Spesial Timur Tengah Kedai Pizza Kepedulian Kertas Suara Kerupuk Tempe Kesehatan Khas Bekasi Khas Betawi Khas Itali Khas Jogja Khas Madura Khas Solo Khas Sunda Kiampanye Kisah Kompas Kontak Kopi Rempah Kota Bekasi Kripik Tempe Krupuk Tempe Kuliner Lasagna Liputan Liputan Media Lokal Khas Jogjakarta Lontong Balap Lontong Cap Go Meh Lontong Kikil Makanan Khas Tasikmalya Makanan Tradisional Nusantara Martabak Bangka Martabak Bangka Favorit Masakan Aneka Gurame Masakan Bebek Masakan Khas Jawa Masakan Khas Sunda Masakan Nusantara Media Mie Aceh Khas Bekasi Mie Ayam Kelojotan Mie Ayam Pangsit Bakso Mie Djawa Mie Kocok Bandung Nasi Bakar Nasi Daging Bumbu Lapis Nasi Goreng Nasi Goreng Spesial Nasi Liwet Nasi Pecel Nasi Pecel Ayam Nasi Pindang Nasi Uduk Betawi Nasional No HP Obonk Steaks and Ribs Open House Opini Original Pizza Parpol Pasar Ikan Segar Pastel Daeng Pecel Lele Lela Pecel Pincuk Pertandingan Peternakan Domba Peyek Brantak PickUp Pin BB Pisang Ijo Makassar Pizza Asli Itali Pizza Buatan Rumahan Itali Pizza Murah Pizza Orisinal Politik Posko PPP Prasmanan Sunda Profil Profile Program Pujasera Pujasera Warung Kuliner Qurban Ranta Rawon Khas Surabaya Relawan AW-2 Rendezvous rescue Resep Asli Pizza Itali Resep Masakan Resto Pelobi Ribs RM Tradisional Sate dan Tongseng Sate Domba Sate Domba Afrika Sate Kambing Sate Kambing Muda Sate Ponorogo Satpam Saung Sunda Seafood Selera Nusantara Serabi Hijau Serabi Trendy Shodaqoh Siomay Ngeces Sirloin Steak Snack Sop kaki Kambing Sop Konro Makassar Sosial Sosial. Ambulan Gratis Sosialisasi Soto Soto Betawi Soto Bogor Soto Kwalim Pecel Madiun Spaghetti Sportivitas Steak Steak and Burgers Steak and Grilled Steak Gaul Studio Musik Syariah Taman Kuliner Tehbotol Sosro Televisi Tempat Makan Romantis di Jakarta Tempat Nongkrong Tenderloin Steak Tengkleng Testimoni The Place to Hang Out tim kampanye Timlo Solo Tips Tongseng Kambing Kurma Tradisional Truck Video Villa Nusa Indah Warga Wartakota Warung Pizza Wikipedia Wisata Kuliner Zuppa

Total Hits Kunjungan

Blog Archive

Most Popular

Facebook

Advertising

ad
recent

Popular

Langsung ke konten utama

Taman Kuliner : Tempat Kumpul Bikin Acara Sambil Makan Enak

Chandra Dj. : (Sebuah Tinjauan Analisa Wirausaha Kuliner)

Konsep A to Z sebuah Usaha Kuliner berbentuk Pujasera

Jakarta, kelanakuliner.com
Pernah mendengar istilah pupuler Pujasera, kan? Pusat Jajan Serba Ada. tapi pernahkah Anda mendengar Apel Gede? Apel Gede artinya Ape Lo minta Gue Ade.....! Kini konsep Apel Gede berubah dan bermetamorfosis mulai dari manajemen dan lokasinya. Namun manajemen pengelolanya masih tetap sama yakni Chandra Djamaludin, sang pencetus ide orisinil tersebut.

Bagaimana konsep manajemen Taman Kuliner yang diberi nama A to Z Concept ini bisa berjalan selama lebih dari satu setengah tahun? Menurut penuturan lelaki paruh baya keluaran manajemen puncak di perusahaan asing Philips dan Osram ini kepada kelanakuliner.com bahwa memang ada rencana untuk mewaralabakan usaha pusat jajanan serba ada ini.

Mungkin setelah skripsi anak perempuannya selesai dan dipublikasikan, dan dalam waktu dekat ini di tahun yang akan datang, Standard Operational Procedure (SOP) atau Prosedur Operasi Baku yang jadi acuan waralaba bisa disiapkan untuk para investor lokal yang mempunyai tanah luas sedikitnya 1000 meter per segi dan berada di pinggir jalan raya ramai dan mau dikembangkan jadi usaha taman kuliner dengan merk TAMAN KULINER.

Chandra sendiri mengakui bahwa usaha pujasera gaya Taman Kuliner bisa balik modal (BEP) dalam waktu 2 tahun paling lambat. Sebagai pilot project, Taman Kuliner Kalimalang Bekasi, memang bisa dijadikan acuan bagaimana mengelola sebuah usaha pujasera di bidang kuliner yang hanya bermodalkan manajemen simpel dan efisien serta tak perlu bermodalkan investasi terlalu besar.

Bagi Chandra Djamaludin sendiri, memang usaha kuliner berkonsep A to Zini tidaklah terlalu sulit namun juga tidak juga bisa disebut gampang sekali. Yang dibutuhkan sebenarnya adalah keseriusan dan manajemen baku yang bersifat fleksibel dan kekeluargaan. Itulah sebabnya, investor Taman Kuliner, yang seorang pensiunan pejabat instansi Deperindag, Christian Purba, mempercayakan lahannya yang seluas 1300 meter per segi ini dikelola secara penuh oleh Chandra.

Karena berkeinginan menangkap pasar (captive market) yang lalu lalang di sepanjang jalur Kalimalang, Chandra mengkategorikan calon pelanggannya sebagai: Pasangan suami istri yang berangkat kerja dengan motor atau mobil. Si suami mengantarkan istrinya berangkat kerja di pagi hari, dan di sore harinya, mereka perlu titik pertemuan (meeting point) sepulang kerja.

Kendaraan umum yang ramai hingga nyaris 24 jam dan jalur juga masuk kategori macet, maka tentunya para pelajar atau karyawan kantoran berkendaraan umum merupakan target segmented yang harus juga dijuju. Karena target pasar yang masuk di jangkauan pelajar, mahasiswa, pegawai kantoran dan/atau mereka yang berkendaraan motor maupun mobil maka konsep A to Z lah yang cocok diterapkan di Taman Kuliner Kalimalang Durensawit.

Itulah sebabnya, ketika pintu gerbang yang awalnya dibangun bergaya mewah seperti pintu gerbang hotel mewah berbintang lima diganti dengan pintu gerbang bergaya sederhana dengan tujuan psikologis mengundang semua kelas dari target pasar yang lalu lalang di jalur padat dan rawan macet itu. Dari sinibisa diambil kesimpulan bahwa Taman Kuliner memang sangat berpotensi untuk bisa memperoleh ROI (pengembalian investasi) yang relatif cepat, yakni hanya dua tahun.










Bagaimana dengan Anda? Tertarik berinvestasi di bidang usaha kuliner,karena Anda mempunyai lahan luas di pinggir jalan macet... Anda bisa menghubungi kelanakuliner atau Chandra Djamaludin.

Sidik Kelana Rizal - dobeldobel.com

Komentar

  1. wah...TEMPAT KEMEK PALING COZY SEBEKASI !!!!! NGALAHIN KEMANG FOOD FEST NEH !!!!! SALUTE....

    BalasHapus

Posting Komentar